Tips Berbagi Tugas Rumah Tangga Antara Istri dan Suami

Pasca menikah, tentunya masing-masing akan memiliki peran yang baru yaitu sebagai istri dan suami. Lalu di dalam rumah tangga sendiri, masing-masing dari mereka tentunya akan memiliki tugas, khususnya tugas rumah tangga. Namun, alangkah baiknya jika suami ikut membantu.

Karena menurut seorang konselor atau penasihat pernikahan dari Amerika mengatakan, jika hal yang dapat membuat istri puas dan juga bahagia adalah disaat suami mau membantunya dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Ada hal yang harus seorang suami ketahui, yaitu para istri akan bisa menjadi sangat stress disaat suami mereka tidak mau ikut mengambil bagian dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Apalagi banyak wanita yang walaupun sudah menikah tetapi masih harus mengerjakan pekerjaan rumah sesampainya mereka di rumah.

Tips pembagian tugas rumah tangga

Setiap orang pasti akan merasa depresi atau stress apabila mereka harus melakukan pekerjaan yang sebenarnya dapat dilakukan oleh beberapa orang di rumah, namun tidak ada yang membantunya. Begitu juga halnya yang dirasakan seorang istri saat suaminya tidak mau membantunya.

Jadi, mulailah berdiskusi dan membagi tugas rumah tangga apa saja yang harus dilakukan istri dan pekerjaan apa yang harus suami lakukan. Namun, ada hal yang harus diperhatikan. Pembagian tugas bukan berdasarkan dari gender, melainkan dari kemampuan dan minat masing-masing.

Berikut adalah tips pembagian tugas yang dapat dicoba :

  • Membuat daftar kegiatan

Buatlah sebuah daftar kegiatan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing. Misalnya pada hari minggu pagi, suami melakukan pekerjaan diluar rumah, seperti bersih-bersih halaman atau teras, mencuci kendaraan, menyiram tanaman dll. Lalu istri, melakukan pekerjaan didalam rumah, misal seperti membereskan kamar, membereskan ruang tamu, dll. Lalu ketika istri mulai mencuci pakaian, ada baiknya suami membantunya dengan mengambil alih tugas menjemur.

  • Begilir melakukan pekerjaan yang tidak disukai

Bila memiliki pekerjaan rumah yang tidak disukai, ada baiknya dilakukan secara bergantian. Misal, sama-sama tidak menyukai pekerjaan membersihkan kamar mandi, namun hal ini tetap harus dilakukan.

Jadi, buatlah jadwal untuk membersihkan secara bergilir. Misalnya pada hari senin adalah jadwal suami membersihkan kamar mandi, lalu istri pada hari rabu. Jika dapat melakukannya secara bergantian tentu akan lebih menyenangkan.

  • Turunkan standar

Tidak semua pria memiliki ketelitian seperti wanita, begitupun sebaliknya. Jadi, ketika anda sebagai seorang istri meminta tolong kepada suami dan dia tidak bisa mengerjakan hal tersebut sebaik yang anda lakukan. Jangan marah, tapi ucapkanlah terima kasih karena dia sudah mau membantu.

Karena dengan mengontrol emosi dan menurunkan standar anda, itu akan membuat suami lebih merasa dihargai. Tentunya saat anda meminta tolong kembali padanya melakukan hal yang sama, dia tidak akan menolak.

  • Menyampaikan apresiasi

Melakukan pekerjaan rumah tangga merupakan hal wajib dilakukan baik oleh istri maupun suami. Namun, memberikan apreasi kepada pasangan juga merupakan hal yang harus dilakukan. Misalnya ucapkanlah terima kasih atau kamu sudah bekerja keras.

Percayalah itu akan membuat pasangan kalian merasa bahagia dan juga merasa dihargai atas pekerjaan yang dilakukannya, nantinya dia akan mengerjakan hal tersebut dengan lebih baik lagi.

  • Berikan waktu baginya untuk istirahat

Saat kalian melihat pasangan kalian satu hari itu telah bekerja keras, berikanlah dia waktu untuk melepas lelah. Tidak ada salahnya menggantikan tugasnya sementara waktu. Misalnya seperti “Ma, hari ini biar aku saja yang mengurus anak-anak, kamu bisa pergi jalan-jalan.” Begitu pula sebaliknya.

Baik suami ataupun istri juga harus memperhatikan pasangannya sebaik mungkin, karena ada waktu dimana salah satu diantara mereka melakukan pekerjaan rumah tangga lebih banyak dari biasanya.

  • Libatkan buah hatiĀ 

Apabila telah memiliki buah hati dan usianya sudah cukup besar, kalian juga dapat melibatkan sang buah hati untuk membantu. Tentunya bukan pekerjaan yang berat. Berikanlah tugas ringan pada buah hati kalian, misal seperti membuang sampah, mencabut rumput liar, mengajak hewan peliharaan bermain dan hal-hal ringan lainnya.

Mengajak anak terlibat dalam pekerjaan rumah tangga, juga dapat membantu anak menjadi lebih bertanggung jawab dan lebih mandiri. Selain itu juga dapat menumbuhkan rasa tenggang rasa untuk membantu sesama.

Adakalanya diantara suami atau istri harus melakukan tugas lebih banyak dikarenakan beberapa hal, misal istri yang sedang hamil atau suami harus bekerja lembur. Nah, disaat seperti ini baik suami atau istri harus dapat memaklumi dan tidak boleh merasa marah karena mereka tidak melakukan tugasnya.

Tugas dalam berumah tangga pada dasarnya memang dapat dilakukan dan dikerjakan bersama dengan porsi dari kemampuan masing-masing. Mengerjakan tugas rumah tangga bersama, nyatanya dapat lebih menumbuhkan rasa saling peduli dan dapat menciptakan suasana rumah tangga yang lebih harmonis. Ingatlah untuk saling membagi tugas secara adil dan harus saling menghargai.

Related Post